Yang Terlepas

POPO ISKANDAR, Bulan diatas Bukit, 95cm X 80cm, Oil on canvas, 1996 (Rp.30jt-Rp.50jt)-masterpiece

Tiada yang tahu betapa kerasnya aku menjerit malam ini, di dalam hati. Air mata mengoyak pipiku yang hitam terbakar mentari, jatuh dalam sunyi. Tetesnya membuat noda-noda gelap pada putihnya pasir di Pantai Kata. Hanya ada rembulan dan sisa semesta yang menyaksikan hati ini hancur, berkeping-keping, nista.

Semesta tahu betapa aku mencintainya, teramat sangat. Namun sekali lagi semesta berlaku bejat, jiwaku diremukkannya, ragaku juga. Hingga menyerpih mendulang perih, lumat tak selamat.

“Lihat lukisanku!”

Dan aku melihat, lukisanmu yang hampir semua hitam pekat. Aku tersenyum, bibirmu dikulum. Sudah kuduga ada sesuatu di sana. Sesuatu yang kau sangat suka, sangat kau damba.

Kau melukis rembulan, lagi.

Rembulan yang kau lukis berpendar kuning agak pucat, persis seperti rembulan yang kini mencemoohku di tengah pekat. Kemiripannya mengundang kembali air mata yang sepertinya takkan sirna. Air mata yang tak berhenti menitik, sejak kumendengar kau mengiyakan lamarannya dari dalam bilik.

Ah, sakit.

Kau seakan membuang seluruh mimpimu, mimpiku. Demi alasan yang kulihat semu, saru. Tak pernahkah kau merasa cukup kucinta? Kudamba?

Salahkulah terlalu miskin harta, miskin wibawa. Hingga kau kini lepas, namun tak bebas. Menjadi kacung napsu, dipaksa bisu.

Gara-gara hutang kau dipinang.

Esok aku harus tegar, sabar. Anakku yang baru berumur dua belas terpaksa dinikahi Datuk culas.

Advertisements

3 thoughts on “Yang Terlepas”

  1. Saya pikir penulis pacarnya, ternyata ayahnya. Bagus, tidak terprediksi jalan ceritanya. Cuma sedikit kurang drama penyeselan ayahnya saja menurut saya. Karna itu pointnya hehe.

  2. Bahasanya puitis dan memiliki rima. Aku heran, untuk anak usia dua belas tahun wajarnya dilamar melalui orangtua, bukan memutuskan sendiri. Tapi barangkali pengaturan waktu kejadian bisa berbeda masa. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s