Dua Belas

Satu… dua… tiga… empat… lima… enam… tujuh… delapan… sembilan… sepuluh… sebelas… dua belas…
Ahh, sudahlah, aku goyah kehilangan arah… akalku tlah lumpuh, pikirku tlah melepuh.

Kenapa masih saja hati ini merindumu? Membuat jiwa ini semakin busuk, raga semakin terpuruk.
Kenapa masih saja hati ini merindumu? Membuat setengah mati meredam rintih, memendam perih.
Kenapa masih saja hati ini merindumu? Membuat semesta kian hari kian terasa nestapa, kian menghina.

Aku kalah. Kalah darinya yang tlah merebut intan terindah di hidupku. Pencuri brengsek itu mengambil segalanya dariku. Maafkan aku, Sayang, tlah menyebut ia yang kini kau cinta dengan kata kata yang tak indah ditelinga. Maklumlah, karena kini aku tak lebih dari seorang pecundang yang kalah dari suatu perang.
Aku kalah. Kalah darinya yang kini mampu dengan cabulnya menelanjangi manik matamu. Menikmati indah sonata yang keluar dari bibir mungilmu. Menghirup aroma tubuhmu yang meniupkan desir desir menyenangkan di ulu hati. Merasakan damai ketika mendekapmu erat, memelukmu lekat.
Aku kalah. Kalah darinya yang kini di sisimu. Hidung bertemu hidung. Bahu bertemu bahu. Mata bertemu mata. Jemarimu yang hangat dalam genggamannya. Serta lengannya yang merangkulmu erat, hingga masing-masing darimu mampu mendengar denyut jantung yang satu dengan yang lain.

Kalian berbagi detak dalam detik.

Lalu untuk apa aku ada, Sayang? Tak cukupkah perih yang kau lecut? Pedih yang kau dera? Sakit yang kau cipta? Hingga kini air mata terasa kerontang dalam rongga. Aku dungu. Merindumu yang tak mungkin merinduku.
Lalu untuk apa aku ada, Sayang? Ketika raga ini menjadi gumpalan busuk daging dan darah, kau pun takkan peduli.
Lalu untuk apa aku ada, Sayang? Untuk apa? Untuk apa?

Ahh, sudahlah, aku goyah kehilangan arah… akalku tlah lumpuh, pikirku tlah melepuh.

Teruntuk kamu, “pedih” sebelum “bahagia”-ku
Dari aku, sang pecundang.
Ciawi 15:42 Zen Ashura

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s